Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-02 22:16:45【Resep】660 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(8)
Artikel Terkait
- Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
- SLB Negeri Kudus dapatkan menu makanan sesuai kebutuhan siswa difabel
- Satgas sebut gudang cengkeh di AS kosong imbas kasus zat radioaktif
- Radiasi UV semakin tinggi, ini imbauan BMKG beserta pencegahannya
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- PBB catat peningkatan kecepatan pengiriman bantuan di Gaza
- Populer, Prabowo komitmen sempurnakan MBG hingga AI jadi mapel wajib
- Album Asia: Perjalanan manis buah durian dari Malaysia ke China
- Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana
- Produksi MBG SPPG Polsek Palmerah bakal naik secara bertahap
Resep Populer
Rekomendasi

Ekonomi TW

PBB: Akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dibuka lagi

Cegah keracunan MBG, Pemkot Bontang perketat pengawasan izin SLHS

Akademisi: Setahun pemerintahan Prabowo entas kemiskinan di Papua

BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi

Pelni jamin menu makan untuk penumpang penuhi standar keamanan pangan

Polres Lombok Timur usut penyebab keracunan pelajar setelah santap MBG

Apa itu perayaan Diwali yang disebut dengan Festival Cahaya?